Rabu, 22 November 2017

Service Komputer panggilan Semarang 085643563591


Cara Memperbaiki Motherboard Mati Total     




Tak berbeda dengan komponen lain seperti hardisk dan
RAM, motherboard atau disingkat mobo juga bisa mengalami kerusakan. 
Apabila Anda mempunyai motherboard mati total, jangan terburu-buru untuk
membuangnya atau membeli yang baru. Coba tips berikut tentang 
cara memperbaiki motherboard mati total. Dengan begitu Anda bisa menghemat uang dari kantong Anda.Catatan:
  • Cara
    memperbaiki motherboard mati total berikut hanya bisa dilakukan jika 
    Anda sudah yakin jika papan induk benar-benar mati atau rusak sehingga 
    tidak menyala sama sekali.
  • Cara berikut tidak berlaku apabila ada kerusakan fisik pada PCB, seperti patah, retak, dan sebagainya.
Jika
motherboard masih dapat menyala, ditandai dengan kipas processor yang 
masih berputar dan atau masih terdengan bunyi “bip”, buka artikel 
Mengecek dan Memperbaiki Motherboard Rusak.

Cara Pertama: Ganti Kapasitor Motherboard yang Rusak atau Menggelembung.

Langkah
pertama ini sangat esensial, komponen-komponen penyusun motherboard 
harus dalam keadaan prima. Kapasitor yang sudah menggelembung atau rusak
(mengeluarkan cairan) merupakan masalah klasik yang menyebabkan 
motherboard rusak bahkan mati total. Periksalah dengan teliti kondisi 
kapasitor-kapasitor yang ada. Pastikan tidak ada yang rusak.
Jika
ternyata ada kapasitor yang rusak seperti gambar di atas, ganti dengan 
yang baru dengan spesifikasi yang sama (biasanya dituliskan seperti: 
10V 100µf). Disarankan untuk memilih kapasitor yang solid, artinya 
diproduksi dengan bahas metal yang lebih tahan lama terutama jika 
motherboard sering ‘diajak lembur’. Kapasitor solid akan lebih tahan 
terhadap panas dan kotoran (Sumber: Instructables).


Kapasitor
biasa, berisi cairan yang rentan terhadap panas dan kebocoran. Sedikit 
lebih mahal, solid capacitor terbuat dari logam padat dengan tampilan 
yang lebih pendek dan berwarna silver.

Anda
cukup menyolder ulang bagian belakang (kaki yang terpasang pada PCB) 
untuk melepaskan kapasitor yang akan diganti. Dengan cara yang sama, 
gunakan solder dan tenol untuk memasang kapasitor yang baru.

Tips:
  1. Perhatikan dengan teliti spesifikasi kapasitor.
  2. Jangan sampai solder mengenaik papan PCB, bahkan sampai merusak jalur.
  3. Beli
    motherboard lain yang juga mati total untuk melakukan “kanibal”. 
    Artinya kita gabungkan komponen-komponen motherboard yang masih 
    berfungsi menjadi satu motherboard yang normal.
  4. Kerusakan
    yang sering terjadi pada motherboard adalah kerusakan kapasitor dan 
    panel USB, LAN, PS2, dan panel lain yang berada di bagian belakang PC. 
    Fokus pada komponen tersebut.
Biasanya jika dilakukan dengan benar, sampai tahap ini motherboard mati total sudah selesai diperbaiki dan siap digunakan.

Cara Kedua: Mengganti Baterai CMOS Motherboard Mati Total.

Baterai
CMOS yang sudah menurun tegangannya juga bisa menghambat kinerja 
motherboard. Normalnya, baterai CMOS memiliki tegangan 3V, jika setelah 
diukur tegangan kurang dari 3V, sebaiknya ganti dengan yang baru. Satu 
buah baterai CMOS harganya berkisar Rp 5.000,-. Anda cukup mencongkel 
baterai dengan obeng tipis, lalu menggantinya. Perhatikan kutub positif 
dan negatif baterai.

Mengganti
baterai CMOS juga secara otomatis me-reset setting BIOS ke default. 
Sehingga me-reset setting-an motherboard yang pernah di-over clock.

Cara Ketiga: Merendam Motherboard Mati Total dalam Air Detergen.

Ini
adalah cara ekstrim, jika Anda sudah tidak punya ide lain untuk 
memperbaiki motherboard mati total. Tidak ada jaminan keberhasilan 
terhadap cara ini, lakukan dengan resiko Anda sendiri. Cara ini hanya 
terbukti secara empiris, bukan secara teknis.
Kalau
saya menganalisis bahwa prinsip dari cara ini adalah untuk membersihkan
motherboard secara total dari debu dan kotoran. Selain itu juga 
berfungsi untuk me-reset IC pada motherboard dengan sengaja membuat IC 
konslet. Berikut caranya:

  1. Lepaskan
    semua perangkat yang tidak disolder yang menempel pada motherboard 
    seperti RAM, processor, processor fan, chip BIOS, baterai CMOS, dan 
    semua instalasi kabel (USB, Power, HDD). Untuk chip BIOS dan baterai 
    CMOS, cukup dicongkel dengan obeng tipis. Hati-hati melakukannya, karena
    kaki chip mudah sekali bengkok/patah. Untuk jumper tidak perlu dilepas.
  2. Bersihkan debu yang menempel pada motherboard.
  3. Rendam motherboard dalam air detergen, sambil disikat dengan lembut semua bagiannya (slot memory, slot VGA card, dan lainnya). Awas! Pin socket precessor jangan disikat, karena mudah bengkok.
Hindari menyikat bagian ini karena mudah bengkok
Jika
sudah disikat menyeluruh, angin-anginkan sampai kering. Jangan 
menjemurnya di bawah sinar matahri langsung. Anda bisa menggunakan 
blower atau hair dryer untuk membantu mengeringkan motherboard. Atau 
solusi paling murah, bawa ke tukang tambal ban untuk disemprot dengan 
angin dari kompresor sampai benar-benar kering.

Setelah
benar-benar kering, pasang kembali semua komponen yang dilepas tadi. 
Beri pasta thermal baru pada processor. Sebelum dipasang, bersihkan 
processor fan (kipas) dan 
bersihkan RAM. Pasang kembali motherboard dan pastikan kabel-kabel terpasang dengan benar dan kencang. Coba nyalakan komputer Anda.
Jika tidak ada perubahan setelah dua cara di atas, masih ada yang lebih ekstrim tentang cara memperbaiki motherboard mati total yang
lain, yaitu dengan memanfaatkan cairan kimia sebagai pengganti 
detergen. Boleh divariasikan dengan bahan pembersih lain dengan prinsip 
yang sama.

Demikian tips memperbaiki komputer dari saya. Jika ada saran tentang cara memperbaiki motherboard mati total,.

Semoga Bermamfaat...Thanks

Sumber : http://bucomtech.blogspot.co.id/2014/07/cara-memperbaiki-motherboard-mati-total.html

Simba[h] Komputer
Jl Jangli Krajan D 12 candisari
Semarang
Help Desk
Office. (024) 9103 4219
SMS. 085 643 563 591
BBM. D79F2DAF
Email : simbahkomputer@gmail.com 

2 komentar: